Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Surat Kendaraan Raib Diambil Oleh Polisi Gadungan

Surat Kendaraan Raib Diambil Oleh Polisi Gadungan

Written By rudy on Sunday, November 2, 2014 | Sunday, November 02, 2014

Medan - Akbar (19) warga Pekanbaru Riau Mahasiswa Teknik Harapan mendatangi Polsek Sunggal untuk membuat laporan atas dicurinya surat-surat Sepeda Motor (Septor) merk Yamaha Vixion miliknya oleh dua orang pria yang mengenakan pakaian seragam dinas polisi yang diduga Polisi Palsu. Sabtu (01/12/2014) sekira pukul 04:00 WIB dinihari di Jalan Gatot Subroto Medan,tepatnya disamping Perguruan Panca Budi Medan.

"Kejadiannya jam empat dinihari tadi bang. Pas saya lewat Jalan Setiabudi, saya langsung dipepet dua orang laki-laki berbadan tegap. Yang satu pakai seragam lengkap kepolisian," kata Akbar.

Karena tiba-tiba merasa kaget korban pun menghentikan laju sepeda motor Honda Vixion yang dikendarainya.

"Pertama pelakunya menuduh saya melawan arah. Padahal saya enggak melawan arah," ujar Akbar.

Karena terus berdebat, para pelaku yang diduga sejak awal mengincar motor korban kemudian membawa Akbar menuju Jalan Gatot Subroto, persisnya di depan Kampus Panca Budi.

"Begitu sampai di Panca Budi, para pelaku mengajak saya ke lokasi gelap-gelap yang ada di samping kampus Panca Budi. Namun, saya yakin mereka mau merampas motor saya," yakini Akbar.

Tak mau kehilangan motornya, Akbar berpura-pura menawarkan perdamaian kepada salah satu pelaku yang mengenakan seragam polisi.

"Waktu itu pelakunya sempat marah, bang. Dia kan pakai jaket, terus dibukanya jaketnya separuh. Disitulah nampak seragamnya. Kemudian salah satu dari mereka merampas semua surat-surat kendaraan saya. Lalu saya bilang, Ya udah pak, kalau enggak saya ambil uang aja di ATM," Ucap korban yang menirukan ucapannya pada pelaku saat di Polsek Sunggal.

Karena mencium gelagat buruk, korban pun buru-buru masuk ke dalam kampus Panca Budi, dan masuk ke dalam ATM.

"Waktu di Panca Budi, memang agak ramai orang bang. Disitu saya sempat menarik uang. Tapi surat-surat kendaraan saya sudah sama pelaku," kata korban.

Karena merasa takut aksinya diketahui oleh warga, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Satria FU langsung tancap gas meninggalkan korban.

"Mungkin karena di Panca Budi ramai orang, mereka kabur bang. Surat-surat kendaraan saya dibawa lari," Jelasnya.

Di SPK Polsek Sunggal, korban langsung membuat laporan kepada pihak kepolisian. Selanjutnya petugas unit Reskrim Polsek Sunggal yang menerima laporan dari korban langsung melakukan cek TKP.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Sunggal,Iptu Adhi Putranto Utomo megatakan, korban masih membuat laporan dan kami akan tindak lanjuti laporan korban.

"Korban sudah buat laporan dan Laporan korban segera kita tindaklanjuti kemudian anggota kita sudah cek TKP,"pungkas Adhi.
sumber : deteksinusantara.com
Share this post :