Jakarta - Migrant CARE memuji aksi sidak Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri di Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) Elkari Makmur Sentosa di Jalan Asem Baris Raya, Gang Z, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2014) pagi.
Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, menilai aksi sidak Hanif sebagai awal baik bagi pemerintahan baru untuk memulai kinerja perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI).
"Selama ini sidak ke PJTKI hanya basa basi dan formalitas. Ini awal baik bagi pemerintahan baru Jokowi-JK untuk memulai kinerja perlindungan TKI," ungkap Anis saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Menurut Anis, terobosan Menaker ini harus didukung dengan mekanime monitoring reguler terhadap kinerja PJTKI yang selama ini lebih dominan mencari keuntungan dengan eksploitasi buruh migran.
"Selama ini pemerintah cenderung kolusi dengan swasta dan secara bersama-sama melahirkan kondisi buruk bagi perlindungan TKI," jelasnya.
Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, menilai aksi sidak Hanif sebagai awal baik bagi pemerintahan baru untuk memulai kinerja perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI).
"Selama ini sidak ke PJTKI hanya basa basi dan formalitas. Ini awal baik bagi pemerintahan baru Jokowi-JK untuk memulai kinerja perlindungan TKI," ungkap Anis saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Menurut Anis, terobosan Menaker ini harus didukung dengan mekanime monitoring reguler terhadap kinerja PJTKI yang selama ini lebih dominan mencari keuntungan dengan eksploitasi buruh migran.
"Selama ini pemerintah cenderung kolusi dengan swasta dan secara bersama-sama melahirkan kondisi buruk bagi perlindungan TKI," jelasnya.
sumber : yahoo.com
Editor : HN001
