Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berkelakar soal kemacetan yang terjadi di kotanya. Rahmat Effendi mengatakan harus menumpang pesawat ulang alik untuk mengatasi jauhnya jarak antara Bekasi dan Jakarta serta kemacetan yang ada di kota di bagian timur Jakarta itu.
"Tadi saya naik pesawat ulang alik," kata Rahmat saat tiba di Balai Kota, Selasa, 28 Oktober 2014. Pernyataan Rahmat mengundang tawa seisi ruangan. Ia melanjutkan, "Naik pesawat lalu sengaja turun di Cawang, eh ternyata macet juga."
Sebelumnya, Bekasi santer dirisak di media sosial, seperti Path, Twitter, dan Facebook. Kondisi Bekasi yang macet, panas, dan jauh digambarkan dalam meme dengan menampilkan artis Hollywood atau penduduk lokal.
Rahmat mengatakan kunjungannya ke kantor Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merupakan inisiatifnya. Ia datang dengan maksud membahas beberapa program kerja Bekasi yang berkaitan dengan Ibu Kota. Salah satunya adalah pemberian hibah truk sampah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Pemerintah Kota Bekasi. Sebanyak 50 unit truk sampah akan dipensiunkan karena dianggap tak layak pakai.
Selain itu, Rahmat berujar akan mendiskusikan bantuan keuangan yang akan diperoleh Bekasi. Pemerintahannya mengajukan bantuan keuangan Rp 250 miliar. Rahmat mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk membangun jembatan sebagai jalan pintas agar truk sampah dari Jakarta bisa langsung menuju Jati Asih. "Selama ini truk harus memutar ke Jalan Tol Transyogi," ujar Rahmat.
sumber : Tempo.co
"Tadi saya naik pesawat ulang alik," kata Rahmat saat tiba di Balai Kota, Selasa, 28 Oktober 2014. Pernyataan Rahmat mengundang tawa seisi ruangan. Ia melanjutkan, "Naik pesawat lalu sengaja turun di Cawang, eh ternyata macet juga."
Sebelumnya, Bekasi santer dirisak di media sosial, seperti Path, Twitter, dan Facebook. Kondisi Bekasi yang macet, panas, dan jauh digambarkan dalam meme dengan menampilkan artis Hollywood atau penduduk lokal.
Rahmat mengatakan kunjungannya ke kantor Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merupakan inisiatifnya. Ia datang dengan maksud membahas beberapa program kerja Bekasi yang berkaitan dengan Ibu Kota. Salah satunya adalah pemberian hibah truk sampah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Pemerintah Kota Bekasi. Sebanyak 50 unit truk sampah akan dipensiunkan karena dianggap tak layak pakai.
Selain itu, Rahmat berujar akan mendiskusikan bantuan keuangan yang akan diperoleh Bekasi. Pemerintahannya mengajukan bantuan keuangan Rp 250 miliar. Rahmat mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk membangun jembatan sebagai jalan pintas agar truk sampah dari Jakarta bisa langsung menuju Jati Asih. "Selama ini truk harus memutar ke Jalan Tol Transyogi," ujar Rahmat.
sumber : Tempo.co
